Senin, 29 Maret 2010

Desain Sistem Informasi

Desain sistem dapat diartikan sebagai berikut :
a. Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem
b. Pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional
c. Persiapan untuk rancang bangun implementasi
d. Menggambarkan bagaimana suatu proses dibentuk
e. Penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan dapat berfungsi
f. Konfigurasi dari komponen perangkat-perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem

Tujuan Desain Sistem
a. Untuk memenuhi kebutuhan kepada pemakai sistem
b. Untuk memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada pemrogram computer

Tujuan analisis sistem :
a. Desain sistem harus berguna, mudah dipahami dan mudah digunakan.
b. Desain sistem harus mendukung tujuan utama perusahaan sesuai yang telah didefinisikan pada tahap perencanaan sistem.
c. Desain sistem harus efektif dan efisien dalam operasional
d. Desain sistem harus dapat menyiapkan rancang bangun yang terinci untuk masing-masing komponen dari sistem informasi

SDM yang terlibat dalam desain sistem informasi :
a. Analis sistem (system analyst)
b. Spesialis pengendalian (control specialist)
c. Penjamin kualitas (quality assurance personil)
d. Spesialis komunikasi data (data communication specialist)
e. Pemakai sistem (user)


Penekanan Dalam Desain Sistem (Design Forces)
- tekanan - tekanan yang harus dipertimbangkan dalam mendesain suatu sistem informasi supaya mengena ke sasaran, antara lain :

a. integrasi (integration)
- desain terpadu antar unit dalam organisasi
- komunikasi data antar unit organisasi
- ketersediaan informasi yang multilevel, cross-functional, tepat waktu, akurat dan relevan
b. antarmuka pengguna / sistem (user / system interface)
- terdiri dari layar terminal, keyboard dan alat-alat lain
- user friendly (fleksibel, konsisten dan mudah dikontrol)
- harus memenuhi elemen-elemen berikut :
1. query - user dapat mengakses data yang diperlukan
2. desain layar - desain layar harus jelas, berurutan dan relevan
3. umpan balik - respon time yang singkat
4. bantuan - menyediakan bantuan penjelasan tentang operasional sistem
5. pengendalian kesalahan  mencegah kesalahan, mendeteksi kesalahan, pembetulan kesalahan.
6. desain workstation - penerapan desain sistem komputer secara fisik yang mempengaruhi kenyamanan penggunaan
c. tekanan-tekanan persaingan (competitive forces)

mempertimbangkan lingkungan persaingan (competitive environment) berupa :
• manajemen - ketersediaan informasi bagi manajemen
• keragaman produk dan jasa - inovasi produk dan jasa
• produktivitas - produktivitas manajemen dan karyawan
d. kualitas dan kegunaan informasi (information quality dan usability)
menghasilkan informasi yang berkualitas, meliputi :
- tepat waktu (timely)
- tepat nilai (accuracy)
- relevansi (relevance)
e. kebutuhan-kebutuhan sistem (system requirements)
• kehandalan (reliability)
• ketersediaan (availability)
• fleksibilitas (flexibility)
• penjadwalan instalasi (installation schedule)
• masa pakai sistem dan potensi pertumbuhan
• kemudahan pemeliharaan (maintenance)
f. kebutuhan-kebutuhan pengolah data (data processing requirements)
• volume
• hambatan waktu pengolahan
• permintaan perhitungan
g. faktor-faktor organisasi (organizational factors)
- sifat organisasi
- tipe organisasi
- ukuran organisasi
- struktur organisasi
- gaya manajemen
h. kebutuhan-kebutuhan biaya-efektivitas (cost-effectiveness requirements)

efektivitas sistem informasi ditinjau dari :
- informasi yang dihasilkan
- biaya yang dikeluarkan
- manfaat yang diperoleh
i. faktor-faktor manusia (human factors)  aplikasi user interface
j. kebutuhan-kebutuhan kelayakan (feasibility requirements)

- kelayakan teknik (technical feasibility)
- kelayakan ekonomi (economic feasibility)
- kelayakan hukum (law feasibility)
- kelayakan operasi (operational feasibility)
- kelayakan jadwal (schedule feasibility).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar